Hewan kurban
RITV, Jakarta - Presiden Direktur Dompet Dhuafa (DD) Ahmad
Juwaini mendorong distribusi hewan kurban agar bisa sampai ke daerah-daerah
yang tidak mampu. Ahmad menilai, saat ini masih ada kecenderungan daging kurban
beredar di kalangan masyarakat tertentu sehingga kurang dapat dirasakan
masyarakat luas.
"Kita harap masyarakat punya
inisiatif agar kurbannya bisa sampai ke orang yang minim protein dan daging
selama satu tahun," kata Ahmad ketika dihubungi ROL, Senin
(7/9).
Ahmad menyatakan, kurban sebaiknya bisa
dinikmati orang-orang yang memang membutuhkan pasokan daging. Ia menilai, jika
daging kurban terdistribusi hanya di wilayah perkotaan akan mengurangi esensi
ibadah kurban itu sendiri.
DD untuk kurban tahun ini akan
mendistribusikan daging kurban ke wilayah-wilayah unik di Indonesia seperti
untuk pengungsi Rohingya di Aceh serta Tolikara, Papua. Selain itu, daging
kurban donatur DD juga akan disalurkan ke luar negeri seperti ke Mindanao,
Filipina Selatan, Vietnam, dan Kamboja.
Prioritas DD yakni mendistribusikan
kurban ke daerah pelosok, daerah tertinggal, perbatasan, dan pedalaman di
Indonesia. Untuk itu, DD bekerja sama dengan banyak pihak yang telah terbangun
dari pengalaman mengelola kurban selama 23 kali.
Saat ini, DD memasang target untuk
menghimpun 22 ribu pekurban dari masyarakat. Dengan rincian, yakni sekitar 600
ekor sapi dan 18 ribu ekor kambing akan dikurbankan pada Idul Adha tahun ini.
(Republika)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar