Relawan Islam TV - Televisi Pemersatu dan Benteng Akidah Islam

Sabtu, 17 Oktober 2015

Laporan Langsung Dari Suriah: Fathi Yazid Attamimi



Assalaamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

Perang yang berkecamuk di Suriah sekarang adalah perang yang sangat penting. Mujahidin dari berbagai pelosok dunia datang membantu saudara seimannya di Suriah untuk melawan rezim kejam Bashar al-Assad yang merupakan Syiah Alawiyah. Konflik tersebut sangat runyam, dan banyak sekali informasi tidak jelas yang berseliweran dari mana mana.

Kami perkenalkan salah satu saudara kita, seorang Muslim, ahlus sunnah wal jamaah, asli Indonesia, bernama Fathi Yazid Attamimi. Beliau adalah pemimpin sebuah organisasi bernama Misi Medis Suriah (MMS) yang menggalang dana sumbangan dari Indonesia untuk kemudian didistribusikan untuk bantuan kemanusiaan di Suriah. Di antaranya, ada pabrik roti yang dioperasikan dan hasilnya dibagikan secara gratis untuk penduduk sekitarnya.


Berikut ini adalah rekening-rekening yang dapat dipakai untuk donasi melalui MMS. Ada donasi umum untuk bantuan kemanusiaan di Suriah, ada juga khusus untuk membangun pesantren di Suriah, dan ternyata ada juga tim MMS yang terjun membantu Rohingya.
Rek Donasi Suriah dan Rohingya
Suriah (Umum)
- MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
- BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
- BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro, Yogyakarta)
- BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis, Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH
- Konfirmasi : Ikrimah 081809406405
Suriah (Khusus pesantren)
@ 100 dolar permeter persegi
- BCA 0201251621 (KCP Teluk Betung Lampung)
- MANDIRI 114 000 511 3413 (KC Bandar Lampung)
- BRI 5590-01-010972-53-8 (unit Bandar Agung Lampung)
Semua atas nama DIMAS ADITYO
- Konfirmasi : Akhi Dimas Adityo 085758894656 (WA) atau 081367342714 (SMS - Telp)
Rohingya
BRI : 0178 0100 6069 504 a.n Said Anshar

Beliau sekarang berada di Suriah bersama para mujahidin. Beliau tidak ikut bertempur dengan senjata, melainkan mendistribusikan bantuan kemanusiaan. Akan tetapi, beliau berada di wilayah garis depan! Karena itu beliau sekalian melaporkan secara langsung apa yang beliau saksikan. 


Tapi berikut kami bagi share-share status facebook beliau dari tanggal 8 hingga 17 Oktober 2015. Selamat menikmati!

PS: maaf untuk foto-foto terlalu capek untuk satu persatu saya kopi dan paste di sini. Untuk beberapa video ada linknya kok


8 Oktober 2015
Akhirnya, Pertempuran hebat di pesisir Latakia yang ditunggu-tunggu pecah juga. Rasanya macam pecah bisul. Ga pecah gelisah, Pecah pun pedih
Hehehe...
Sejak subuh sampai sekarang jam 12:15 gempuran hebat belum berhenti. Pasukan mujahidin sudah banyak yang naik ke gunung. Kondisi mengerikan, Ledakan tiap 2 menit sekali dari jet Sukhoi, Mortir kaliber besar, Tank baja, Dan altileri berat. Semua hantaman datang dari 5 penjuru : Jabal Durin, Jabal Baruda, Jabal Nabi Yunis, Jabal Turkman
Kami dikepung dari 5 arah !
Kekuatan mujahidin yang sedikit itu terpecah pada 5 titik serangan. Korban mulai berjatuhan, Sebagian warga sipil sudah diungsikan. Kini wilayah gunung jadi medan perang seluruhnya !
Saya naik ke atas. Mohon maaf buat segala kesalahan, Juga mohon doanya. Kalau masih hidup insyaAllah saya akan terus memberitakan kondisi Suriah


8 Oktober 2015
Heli Rusia lewat persis depan kami 10 menit lalu
Persis abis upload status sebelum ini
Saksikan ketegangannya !
AlhamdulIllah perangnya di gunung, Sinyal melimpah, Bisa update detik-detik pertempuran !

8 Oktober 2015
PALING NGERI !
FACE TO FACE
Pertempuran sengit MUJAHIDIN vs HELI RUSIA !
Masih agak begidik saya liat rekaman ini. Saking dekatnya heli sampai pilotnya terlihat !
Satu mujahid syahid (insyaAllah) akibat tembakan roket dari Heli
Direkam langsung 1 jam lalu
Battle Jabal Akrad

8 Oktober 2015
Pertempuran masih berkobar hebat ! Warga sipil hampir semuanya sudah mengungsi. Dan korban berjatuhan terutama sipil. Tim lapangan MMS dari tadi sibuk mengevakuasi korban luka dan beberapa warga ke perbatasan Turki. Saya ga ikut karena harus merekam jalannya pertempuran !
Nushairiah setengah mampus berusaha membongkar pertahanan mujahidin. Kami semua baik sipil, Mujahidin, Jurnalis, Tim medis, Kemanusiaan, Dll muslim di Suriah butuh doa antum di sepertiga malam !
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Demikian laporan singkat terkait kondisi terkini di Suriah. InsyaAllah kalau masih hidup saya akan terus melaporkan dan menulis catatan perjalanan selama kegiatan reportase dan kemanusiaan ini, Yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kepedulian pembaca pada tragedi Suriah, Sekaligus menggalang dana bagi kemanusiaan melalui rekening berikut
Silakan membantu semampunya. Sedikit tapi rutin atau banyak tapi rutin insyaAllah jadi kebaikan bagi donatur, Karena harta kita dibersihkan dengan cara yang agung dan mulia demi menolong sesama muslim


9 Oktober 2015
EDISI KANGEN ANAK
Semalam, Saya tidur cepat, Jam 20:15 (maghrib jam 19:30). Fisik dan mental rasanya nyungsep ke jurang kelelahan yang dalam. Pertempuran selama 13 jam kemarin rupanya bikin kaget rohani dan jasmani saya. Biasanya kalo nebeng mujahidin ke medan perang, Durasi baku tembak dan ledakan paling lama cuma 4 jam, Setelah itu Nushairiah dipukul mundur dan mujahidin Allah beri kemenangan
Tapi kemarin agak beda. Medan perang yang berada di ketinggian gunung dengan kadar oksigen yang lebih tipis dibanding daerah perkotaan cukup menyiksa napas aki-aki yang ngakunya masih muda ini. Ditambah perut gendut yang penuh lemak bergelantungan seksi, Makin menyulitkan pergerakan saya pontang-panting lari kesana kemari mengambil video dan foto. Tantangan semakin berat ketika ternyata di atas sana ga ada satupun bangunan untuk berlindung, Semuanya gunung atau tanah bebatuan. Setiap ada bunyi tembakan altileri berat atau roket MiG saya cuma bisa pasrah. "Mungkin ini terakhir kali saya bisa melihat dunia"
Kejadian yang paling menegangkan kemarin selain helikopter Rusia yang lewat diatas kepala, Adalah ketika bom dari pesawat MiG mendarat dan meledak ga sampai 10 meter di belakang ! AlhamdulIllah ke 4 bom sialan itu jatuh di bagian tanah yang agak turun kebawah, Jadi efek ledakan dan serpihan bajanya ga sampai mengenai saya dan beberapa orang lainnya disitu
Baru tidur 2 jam, Pukul 22:30 saya terbangun oleh ledakan keras yang mengguncang kamar darurat di frontline ini. Bumi macam terbalik ! Sekejap kami kira sebiji mortir kaliber besar yang menghantam
Tapi sekejap kemudian terdengar deru mesin jet Sukhoi yang dengan nekatnya terbang rendah pada pekatnya malam di negeri yang gelap gulita. Sukhoi kurang ajar itu semalam menghantam bangunan di depan kami, Menjungkir balikkan sebuah mobil ambulan, Membuat ambles bangunan tersebut beberapa meter kebawah tanah !
AlhamdulIllah ga ada korban baik luka maupun syahid. Cuma akibatnya saya akhirnya begadang dari jam 22:30 itu sampai habis subuh, Bersiaga kalau-kalau ada serangan lagi, Atau ada korban yang jatuh di tengah pertempuran malam Jabal Akrad yang mengerikan
Waktu tidur habis subuh, Saya merasa macam bayi di pelukan ibu saking nyenyaknya tidur. Tapi mujahidin bilang saya kebluk grin emoticon , Sampai ga dengar sengitnya baku tembak yang terus berlanjut sejak 29 jam lalu
AlhamdulIllah saya masih hidup, Dan semoga kalau memang baik bagi ummat Islam Allah takdirkan saya terus hidup. Tapi saya siap atas segala resiko yang terjadi. Termasuk meninggalkan anak saya yang selalu saya rindukan dan pandangi fotonya ini
Cepat besar nak, Teruskan perjuangan membantu ummat Islam ini
JazakumUllah khairal jaza atas segala perhatian, Dukungan, Doa dan dana yang antum berikan pada muslim Suriah. Perjalanan masih panjang, Semoga kita semua Allah beri keikhlasan dan kesabaran agar sukses di dunia dan akhirat kelak
Jangan lupa, Terus bantu muslim Suriah melalui rekening berikut ini. InsyaAllah sebentar lagi saya kembali naik ke atas, Coba mendekatkan antum dengan perjuangan saudara antum Suriah !


9 Oktober 2015
Nushairiah hampir menguasai gerbang masuk Jabal Akrad. Satu langkah lagi mereka maju, InsyaAllah seluruh gunung ini mereka kuasai !
Baku tembak hebat pecah dimana-mana lokasi. Tank-tank baja Rusia mulai terlihat mata telanjang. Dikabarkan 2 grup besar tentara Nushairiah dan 1 grup tentara Rusia telah berkumpul di depan kami
Mohon doanya !
Saya bersama Abu Waled Said Anshar melaporkan langsung dari frontline Jabal Akrad. Pada titik terakhir dimana mujahidin berhadapan dengan musuh

10 Oktober 2015
Jam 09:31 WIS
Ledakan roket Sukhoi ke 26 sejak subuh
Diambil 1/2 jam lalu dalam bangunan RS darurat
Pergerakan musuh alhamdulIllah berhasil ditahan
Tapi korban mujahidin mulai berjatuhan !
Perang gila-gilaan hari ketiga
Battle Jabal Akrad
Jangan lupa doa ikhlas bagi muslim Suriah !
Kita ga perlu terlibat senjata atau militer, Minimal menekan dunia untuk menerapkan zona larangan terbang di atas Suriah sebab korban paling banyak adalah sipil !
Demikian laporan singkat terkait kondisi terkini di Suriah. InsyaAllah kalau masih hidup saya akan terus melaporkan dan menulis catatan perjalanan selama kegiatan reportase dan kemanusiaan ini, Yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kepedulian pembaca pada tragedi Suriah, Sekaligus menggalang dana bagi kemanusiaan melalui rekening berikut
KAMI TIDAK MENGADAKAN PEMBERANGKATAN MUJAHIDIN KE SURIAH !
Silakan membantu semampunya. Sedikit tapi rutin atau banyak tapi rutin insyaAllah jadi kebaikan bagi donatur, Karena harta kita dibersihkan dengan cara yang agung dan mulia demi menolong sesama muslim


10 Oktober 2015
8 JAM 200 LEDAKAN !
Bukan gerhana bulan
Ini namanya Flare, Peluru sinar. Semalam ditembakkan lebih dari 7 kali dari bawah oleh Nushairiah untuk menerangi posisi mujahidin
Setelah Flare, Berikutnya pasti serangan udara dari Jet atau Heli Nushairiah !
Allahul Musta'aan... Pak Said Anshar dan kami dihujani bom !

10 Oktober 2015
HAJI ALI TURUN GUNUNG
Pemilik pabrik roti Indonesia di Suriah, Haji Ali, Udah turun gunung saking gentingnya kondisi ! Hari ini operasional pabrik roti Indonesia dipindahkan ke tempat lain yang agak jauh karena udah ga mungkin lagi buka pabrik yang lama sampai situasi reda
"Mata kanan" beliau syahid (insyaAllah) sekira 2 taun lalu
Sedangkan mata kiri beliau ikut hilang dalam pertempuran
*Mata kanan : Putra tertua
Dalam situasi perang alhamdulIllah pak Said Anshar dan kami masih bisa membagikan roti sekira 5.000 lembar sejak 2 jam lalu
Kita mungkin belum bisa seberani beliau, Tapi kita bisa bantu muslim Suriah melalui pabrik roti yang beliau kelola dan didanai muslim Indonesia

10 Oktober 2015
PERHATIKAN SENYUM MANIS BELIAU
Jam 18:27 Waktu Indonesia bagian Suriah
Menjelang maghrib, Turun dulu ke markas, Ganti baju yang apek udah 5 hari, Sekalian barusan kontrol pabrik roti yang baru dipindahin ke tempat lain. Biar kata lagi perang, Roti enak donasi dari antum mesti terus jalan
Skor sementara alhamdulIllah 2 - 0 untuk mujahidin. Dua kali serangan mujahidin sukses menahan lalu memukul mundur lawan. Serangan sayap kanan dari grup elit Ansharusy Syam, Ditambah sundulan mortir jahannam milik saudaranya, Ahrarusy Syam, MasyaAllah luarbiasa presisi ! Belum lagi tackel dan umpan lambung dari faksi Jabhah An-Nushrah serta FSA yang alhamdulIllah sukses menghadang laju Nushairiah dengan senjata-senjata Rusianya !
Korban sementara dari Nushairiah sekira 16 orang ! Dari mujahidin 3 syahid (insyaAllah) dan 5 luka berat (1 orang kakinya putus terkena mortir). Korban mujahidin alhamdulIllah udah kita angkut ke Turki, Sedangkan korban Nushairiah masih bergeletakan di TKP, Belum bisa mereka evakuasi karena terus digempur hebat oleh singa-singa Allah !
Perang 3 hari ini rupanya pertempuran terhebat selama 5 tahun revolusi di Jabal Akrad ! Puluhan jet keluar kandang membombardir seluruh gunung. Tadi selama 12 jam di frontline, Saya hitung yang mendarat dan mengguncangkan tempat kami nongkrong aja lebih dari 250 ledakan ! Belum menghitung ledakan yang menghantam lokasi lain ! Abu WaledSaid Anshar yang mulanya mukanya kecut, Lama-lama bisa cengar-cengir dan ngakak saking terbiasanya dihajar ledakan
Sekarang, Begitu ada ledakan dia bilang "Nushairiah lagi masuk angin, Kentut terus !"
Seisi gunung alhamdulIllah sudah bersih dari warga sipil, Semuanya ngungsi ke camp pengungsian atau rumah-rumah saudaranya. Kerjaan evakuasi ini lumayan melelahkan mental sebab dipenuhi isak tangis antara ibu yang mengungsi dengan anaknya yang maju ke medan perang, Atau antara istri dengan suami, Dan bapak dengan anak. Mereka para mujahidin itu sebetulnya warga biasa yang baik dan normal hidupnya ketika ga bertempur. Mereka cuma orang-orang kampung yang menuntut kemerdekaan dari tekanan rezim Syi'ah Nushairiah selama 40 an tahun terakhir !
Sekarang kerja saya dan Abu Waled tinggal dua : Jurnalistik dan Medis. Tugas evakuasi warga udah beres, Tugas ngurus pabrik roti pun insyaAllah malam ini kelar. InsyaAllah kami berdua akan terus mengabarkan perkembangan terbaru di Suriah, Khususnya wilayah kerja kami : Pesisir Latakia
JazakumUllah khairal jaza pada pembaca yang udah peduli akan nasib warga Suriah melalui doa serta donasinya. Bagi yang belum, Bisa menyalurkan via rekening dibawah ini. Jangan kuatir, Uang antum bukan buat beli bedil dan segala alat perang lainnya. Donasi antum insyaAllah digunakan untuk proyek kemanusiaan, Karena senjata dsb bagi mujahidin alhamdulIllah banyak disuplai negara-negara Arab
Saya ga mau berbantahan terkait fakta diatas, Monggo saja, Yang mau percaya ya alhamdulIllah, Ga percaya yo karepmu. Ta tinggal tidur ! Pokoke sing koment miring ta delet komennya, Kalo perlu saya blokir sisan ben kapok !
Hehehehe...
Perang masih berlangsung hebat. Nushairiah belum menyerah, Tapi sekian dulu laporan singkat terkait kondisi terkini di Suriah khususnya Battle Jabal Akrad. InsyaAllah kalau masih hidup saya akan terus melaporkan dan menulis catatan perjalanan selama kegiatan reportase dan kemanusiaan ini, Yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kepedulian pembaca pada tragedi Suriah, Sekaligus menggalang dana bagi kemanusiaan
Silakan membantu semampunya. Sedikit tapi rutin atau banyak tapi rutin insyaAllah jadi kebaikan bagi donatur, Karena harta kita dibersihkan dengan cara yang agung dan mulia demi menolong sesama muslim

11 Oktober 2015
KRONOLOGI BATTLE JABAL AKRAD
"Abu Quraisy...
Bangun !
Ada perang !"
Betulnya saya udah lihat muka beliau, Syaikhul mujahid yang tinggi besar jagoan itu. Tapi karena baru 5 menitan pulas terlelap, Saya masih ga ngeh beliau ngomong apa. Lha iya pake Arab ammiyah khas Suriah je... Coba ngasih taunya pake bahasa Jawa halus... Tambah ga ngerti saya
Tapi begitu beliau mengulang kalimatnya kedua kali, Baru saya sadar betapa gawat sikon pagi itu
Ya ! Syaikh bilang : Ada perang berkecamuk !
Entah dimana, Saya ga peduli. Yang jelas sigap aja lempar selimut lalu loncat, Ambil celana lapangan coklat buluk kopet pengasih adik saya Hemza
Buru-buru saya ke kamar mandi, Tukar kostum tidur : Sarung cap gajah nyungsep yang sering bikin heran orang Suriah, Dengan seragam ala tentara Vietnam, Lalu bersepatu lengkap dan menenteng kamera
Siap tempur !
Keluar kamar mandi, Setengah tegang dan buru-buru saya teriaki pak Said Anshar yang lagi asik WA sama yayangnya. Mendengar ada perang, Beliau ga kalah kaget. Meski udah lama dengar desas-desus gosipnya, Tetap aja kami agak panik dan bingung. Bahkan saking bingungnya pak Said, Kasur busa yang beliau tiduri pun mau dibawa ! Mungkin ada ikatan misterius antara mereka berdua
Hehehehe...
Sepanjang perjalanan, Syaikh terlihat bermuka konyol. Seperti sedang menyembunyikan sesuatu yang lucu. Saya dan pak Said Anshar diam aja, Pikiran kami masih belum bisa mencerna apa yang akan terjadi di depan, Tapi sekaligus tegang memikirkan rangkaian adegan yang biasa tayang di film-film action. Apa mungkin nanti kami bakal jumpa Nushairiah yang dibackup Rusia ? Atau kami akan berdampingan minder sama pejuang ganteng asal Chechnya ? Atau malah kena roket jadi perkedel di tengah jalan ?
Ah embuhlah, Pokoke maju aja dulu. Mati ya sudah mati. Yang penting niat serta caranya diridhai Allah !
Akhirnya mobil bergerak ke Jabal Turkman. Saya udah nebak memang bakalnya kesitu, Atau ke Jabal Akrad. Karena dua wilayah tersebut beberapa waktu belakang memang panas. Bisul yang bikin gelisah itu rasanya macam hendak meletus aja. Tapi ga tau kapan, Dan ga ada yang berani mecahin
Memasuki gunung, Saya mulai curiga. Kami memang disambut ledakan berkali-kali. Tapi frekuensinya masih biasa aja : 1/2 jam sekali. Padahal cerita cak Ihsan yang setaun jadi marbot mesjid di Suriah, Kalau perang pecah disini, Minimal 5 menit sekali terdengar ledakan !
Makanya saya heran. Ini perangnya dimana syaikh ?!
Tetiba mobil berbelok masuk rumah seorang warga. Setelah turun dan beramah tamah, Barulah syaikh membuka percakapan
"Yak... Jadi yang mana istri pertama, Yang mana istri kedua ? Coba ceritain gimana mulanya sampai nt berdua jadi perang gitu ?"
Asem ! Rupanya yang dimaksud perang berkecamuk itu cuma ribut rumah tangga biasa ! Karena istri pertama ga terima suaminya kawin lagi ga bilang-bilang !
Jaaan... Ora lucu guyone mas !
Tapi biar keki saya akhirnya ngakak juga dengar guyon-guyon syaikh yang berusaha mendinginkan suasana. Jadi yoweslah, Daripada mangkel percuma, Diajak gelut juga pasti saya bakal kalah, Ya ngikut senang aja akhirnya masalah rumah tangga yang biasa kejadian di Indonesia itu saya jumpai juga di Suriah.
Beres gelar perkara, Syaikh kembali turun ke markas 2 MMS. Saya ga ikut dan memilih tinggal di markas 1 MMS. Udara gunung yang bersih ditambah suasana frontline yang sedap-sedap kecut bagus buat menahan perkembangan perut saya yang ga terkendali dan membabi buta kalau tinggal di markas 1. Selain itu saya masih penasaran : Ini perangnya jadi ga sih ? Apa cuma bisik-bisik tetangga aja ?!
Satu hari berlalu tanpa sesuatu apa. Dan malamnya pun senyap aja. Cuma beberapa kali suara baku tembak serta ledakan bom mengantar tidur seperti biasa. Pak Said yang kemarin ikut turun ke markas 2 karena banyak kerja proyek santunan janda serta yatim syuhada dan orang cacat, Saya WA supaya besok bersiap karena saya merencanakan trip ke Morek, Hama. Meliput pertempuran sengit antara mujahidin vs tank-tank Rusia disana. Besok pagi jam 8 beliau insyaAllah saya jemput dengan 3 mobil lengkap mujahidin bersenjata berat yang akan ke Morek sebagai pasukan bantuan dari rekan-rekan mereka di gunung
Jam 4 sebelum subuh saya terkaget-kaget mendengar ledakan keras dan dekat sekali dengan markas 1 kami. Ga biasanya ada serangan jam segitu. Umumnya Nushairiah lebih kebluk daripada mujahidin. Kita jam 7 udah siap tempur, Nushairiah jam 8 baru nyeduh teh leyeh-leyeh. Jadi heran juga saya tumben-tumbenan jam 4 pagi digedor roket Sukhoi Rusia !
Jam 7 kami siap berangkat, Tapi perasaan kami semua ga enak. Gempuran pertama jam 4 subuh tadi terus berlanjut tiap 2 menit sekali ! Bahkan ga jarang 5 menit penuh diisi ledakan tanpa henti ! Bayangin aja 5 menit full antum dikagetin terus-menerus ? Ga panuan aja udah masyaAllah dah !
Menjelang berangkat kami terus mencari info ada apa sebenarnya ? Ada pergerakan apa dari Nushairiah di gunung ini yang kami tidak dengar ? Suara radio HT mujahidin terus berkresek menjelajah seisi gunung. Sementara itu kami bermusyawarah memutuskan beberapa langkah yang akan ditempuh bila terjadi sesuatu
Jam 7:30 akhirnya kami dengar kabar pasti, Shahih dan final : Nushairiah maju menyerang sejak jam 7 tadi ! Seorang mujahidin pengintai mengabarkan gelombang besar pasukan Nushairiah bergerak membanjiri lembahan dan punggungan gunung. Mereka masuk dari 5 titik : Jabal Akrad - Jabal Turkman - Jabal Durin - Jabal Baruda - Jubb Al-Ahmar. Pergerakan Nushairiah dilakukan serentak, Cepat, Dan didahului serangan ratusan ledakan untuk membongkar baris pertama mujahidin pada kelima titik tadi ! Hasilnya kita lihat hari ini : Nushairiah masyaAllah mengisi setiap batu dan rumah yang ditinggal mundur mujahidin ke baris kedua pertahanan !
Jam 8 kami putuskan batal piknik ke Morek. Bagi tugas digelar. Saya kebagian jatah evakuasi warga serta nanti merekam pertempuran. Frontline journalist yang sedianya dilakukan di Morek, Malah ga jauh-jauh amat jadinya : 5 km naik ke bagian paling atas gunung !
Sampai sore kami terus mengevakuasi warga. Beberapa warga harus dijemput dengan didampingi kendaraan pengangkut senjata berat macam Shilka dan Doshka 23mm karena dikuatirkan wilayah mereka udah dimasuki Nushairiah. Nah dalam perjalanan menuju salah satu desa itulah saya alhamdulIllah berhasil merekam beberapa video yang udah saya aplot itu : Munculnya heli Rusia ga sampai 500m dan 20m dan perlawanan mujahidin terhadapnya !
Kesibukan evakuasi bikin saya lupa kondisi pak Said. Beliau yang paling bersemangat meliput ke battlefield malah ketinggalan hari pertama pertempuran paling hebat di Jabal Akrad sejak revolusi dimulai. Tapi malam hari sekira jam 21 an beliau akhirnya datang, Nebeng mobil evakuasi yang pulang dari membawa satu keluarga sipil ke markas 2 MMS. Ya, Sekarang kedua markas MMS dijadikan tempat pengungsian warga. Sejak hari pertama perang pecah kami tidur di frontline !
3 hari saya ga ketemu sang Syaikh. Hari pertama perang beliau datang. Tapi karena beliau sibuk mengomando pasukan saya ga sempat ngajak ngobrol. Tapi barusan beliau datang lagi dan udah agak santai. Lalu sambil nyengir lebar beliau nyeletuk :
"Abu Quraisy...
Akhirnya beneran ada perang ya ?!"
Kami semua ngakak bareng. Ingat keisengan beliau kemarin itu, Juga agak lega alhamdulIllah laju air bah Nushairiah bisa tertahan meski baru sehari
Moral cerita ini : Jangan coba diem-diem kawin lagi kalau ga mau diserang Rusia !
Hehehehe...
Demikian sejarahnya kenapa saya bisa nyemplung pada pertempuran hebat ini. Sengaja saya tulis sebagai sarana yang semoga diridhai Allah dalam menggalang dana bagi muslim Suriah. Juga semoga tulisan-tulisan saya insyaAllah mengetuk kepedulian antum untuk berbagi dengan mereka 

11 Oktober 2015
Kondisi pertempuran masih sengit. Baru 8 jam tapi udah lebih dari 300 ledakan menghantam posisi pejuang !
Nushairiah tadi sempat berjarak 500 meter dibalik bukit, Tapi kemudian alhamdulIllah berhasil diusir pejuang
Skor sementara 2-1 untuk pejuang gabungan seluruh faksi mujahidin
Saya ga bisa nulis panjang, Peluru dan bom menyambar-nyambar diatas kepala !
Seorang mujahidin tua tadi menangis haru menyaksikan kami berdua tetap tegak berdiri ga mundur meski gempuran hebat Nushairiah merajalela. Sambil memeluk saya, Beliau bilang :
"Selamat datang saudara dari ujung dunia, Yang berjuang bersama kami pada akhir kehidupan dunia !"
Pak Said Anshar alhamdulIllah masih selamat meski sekarang udah susah ketawa lagi saking gawatnya situasi
Mohon doanya bagi para pejuang yang berjuang melindungi agama, Negara serta keluarganya !

11 Oktober 2015
Allahu Akbar !!!
Satu tank Rusia barusan dihancurkan oleh TOW pejuang !
Belum bisa ambil foto. Baku tembak masih sengit !

12 Oktober 2015
AlhamdulIllah, 2 dari 5 titik serangan Nushairiah, Sudah dikuasai mujahidin !
Jabal Durin dan Jubb Al-Ahmar kini ditangan para pejuang Suriah !
Tinggal lokasi saya di Jabal Akrad, Serta 2 lokasi lainnya yaitu Jabal Turkman dan Jabal Baruda yang masih digempur Nushairiah
Bala bantuan mujahidin dari berbagai wilayah Suriah terlihat mulai memasuki 5 titik yang 5 hari terakhir digempur Nushairiah itu. InsyaAllah mereka siap menghadapi clash besar yang akan terjadi dalam waktu dekat
Pada episode kali ini saya melihat penggunaan senjata baru Nushairiah yaitu Mortir Gajah, Mortir yang mungkin ukurannya paling besar sepanjang sejarah perang Suriah !
Mortir ini ga begitu presisi karena home made, Bukan standar militer. Tapi bunyi peluncuran serta ledakannya memang mengerikan ! Didahului bunyi seperti lenguhan gajah yang melengking, Lalu diakhiri bunyi dentum yang kerasnya luarbiasa !
Saya belum dapat fotonya, Baru dapat video datangnya Mortir Gajah itu dan ledakannya aja. InsyaAllah begitu sinyal kuat langsung saya upload
Kondisi terakhir saya sendiri alhamdulIllah masih sehat wal afiat cuma mulai agak meriang aja. Mental dan fisik betul-betul diuji oleh Allah. Dalam 12 jam terakhir saya kehilangan 2 sahabat dekat : Abu Steve dan Abul Ward
Abu Steve syahid (insyaAllah) kemarin isya oleh hantaman mortir. Sedangkan Abul Ward tadi pagi syahid (insyaAllah) oleh ledakan peluru tank baja
Keduanya meninggalkan seorang putra dan putri yang masyaAllah ganteng dan cantik. Mereka insyaAllah salah satu dari sedikit mujahidin terbaik Jabal Akrad !
Mari membantu sesama muslim dimanapun berada. Bisa dari tetangga sendiri, Atau muslim Suriah. Ga perlu bantu fisik atau senjata, InsyaAllah bantuan senjata bagi mujahidin sudah memadai. Kita bisa membantu keluarga mereka atau warga sipil lainnya yang masih bertahan di dalam Suriah, Terutama warga di wilayah pertempuran alias Zona Merah yang selama ini jarang tersentuh perhatian muslim sedunia


12 Oktober 2015
Mulai baku tembak jarak dekat !

12 Oktober 2015
SARAPAN PAGI Misi Medis Suriah
Ledakan roket di berbagai penjuru
Kemarin ada yang cuma 20 meter di belakang markas
Pak Said Anshar sampai terlempar !
Yang begini ini biasa banget, Saking biasanya makanya saya namain SARAPAN PAGI
Demikian laporan singkat terkait kondisi terkini di Suriah. InsyaAllah kalau masih hidup saya akan terus melaporkan dan menulis catatan perjalanan selama kegiatan reportase dan kemanusiaan ini, Yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kepedulian pembaca pada tragedi Suriah, 

13 Oktober 2015
MARKAS KENA ROKET !
Maaf baru posting lagi
Tadi jam 10 pagi markas darurat kami kena roket besar
AlhamdulIllah saya dan pak Said Anshar gapapa, Tapi 2 orang lainnya terluka
Bangunan depan, Kamar mandi dan dapur serta sebuah mobil pickup operasional hancur. Kondisi medan tempur sendiri masih perang sengit. Markas kami ga sampai 1km dari lokasi pasukan Nushairiah
Mohon doanya dalam shalat dan munajat antum


14 Oktober 2015
KONDISI TERKINI PERTEMPURAN DI PESISIR LATAKIA
AlhamdulIllah pertempuran sedikit mereda, Baku tembak tinggal sesekali aja, Juga serangan jet dan mortir lawan sedikit jumlahnya
Para pejuang masih bersiaga penuh dalam posisi berhadapan langsung, Yang terluka sudah diobati, Yang syahid sudah dimakamkan, Tanpa salvo meriam atau tembakan penghormatan. Cukup Allah yang memberi mereka setinggi-tinggi kemuliaan
Nushairiah sendiri kini mempersiapkan pasukan bantuan 5.000 milisi Irak. Mereka menumpuk kekuatan di depan kami, Tapi belum melakukan apapun. Kedua pihak masih saling menunggu. Nushairiah menunggu masuk neraka atau kembali dengan kehinaan, Sedangkan para pejuang menunggu masuk surga atau kembali dengan kemuliaan !
Pak Said Anshar dan saya puas-puasin tidur nyenyak tanpa dikagetkan ledakan atau baku tembak. Tidur saya paling tenang dalam 1 minggu terakhir. Kemarin juga udah mandi dan wangi, Cukup wangi untuk membuat antum iri grin emoticon
Ada beberapa video yang insyaAllah mau saya upload. Sebagian hasil rekaman saya sendiri, Sisanya dapat dari rekan-rekan sesama jurnalis perang. Semuanya sama, berisi adegan perang di lokasi saya ini
Bedanya, Mereka profesional, Kalau saya abal-abal
Hehehehe..m
Mari ! Semangat di pagi hari ini ! Yang saya lupa hari apa ini. Yang sibuk kerja teruskan kerja, Semoga sebagian dari hasilnya bisa untuk membantu muslim Suriah, Atau muslim lainnya dimanapun.
Yang sibuk dakwah, Lanjutkan amal mulia antum. Jangan lupa ingatkan ummat tentang tragedi terbesar abad ini. Lalu bantu tuntun mereka ke jalan yang Allah ridhai, Agar menjadi ummat yang agung dan jaya di dunia serta akhirat
Yang sibuk belajar, Jangan lupa pelajari tentang aqidah, Akhlak, Serta manhaj yang benar. Supaya hasil dari pembelajarannya nanti adalah muslim yang berjalan diatas perintah Allah dan Rasul-Nya
Yang bingung mau berinfak kemana, Ini ada rekening yang bisa antum gunakan untuk berdonasi bagi muslim Suriah serta Rohingya. Percaya silakan transfer, Ga percaya juga gapapa, Silakan hubungi lembaga lain yang antum percaya. Yang penting jangan sampai ga berbuat amal baik
Informasi lain terkait Suriah bisa cek akun ustadz Ihsanul Faruqi
Demikian laporan singkat terkait kondisi terkini di Suriah. InsyaAllah kalau masih hidup saya akan terus melaporkan dan menulis catatan perjalanan selama kegiatan reportase dan kemanusiaan ini, Yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kepedulian pembaca pada tragedi Suriah, Sekaligus menggalang dana bagi kemanusiaan melalui rekening berikut
Silakan membantu semampunya. Sedikit tapi rutin atau banyak tapi rutin insyaAllah jadi kebaikan bagi donatur, Karena harta kita dibersihkan dengan cara yang agung dan mulia demi menolong sesama muslim

14 Oktober 2015
UNTUK ANAKKU
Kemarin malam pada senja berdarah
Dalam parit yang memisahkan dengan Nushairiah
Diantara peluru berterbangan
Serta proyektil bom yang menyambar
Abi memimpikanmu nak
Engkau anakku, Datang turut berperang
Sosokmu tinggi besar
Tampan dan garang
Kedatanganmu diiringi serombongan pejuang serta pahlawan
Kata mereka, Engkau pemimpin pemuda akhir zaman
Lalu Abi memelukmu dengan kerinduan menyesakkan
Rindu sederhana dari seorang ayah pada anaknya
Yang kini jadi panglima
Abi bukan terbaik dari seluruh manusia
Bahkan mungkin terburuk dari semuanya
Tapi abi berusaha mengajarimu tanpa bicara
Tanpa harus berbusa-busa berteori segala rupa
Sebentar lagi tiba saatmu melepas kuda-kuda perang yang ditambatkan
Menungganginya ke medan laga
Kehilangan teman dan saudara
Demi menegakkan panji agama kita
Waktumu mungkin sebentar lagi
Maka jadilah beriman juga perkasa
Dan insyaAllah nanti kita akan berkuda bersama
Menerjang halang rintang
Disampingmu sebagai ayah yang bangga sekaligus prajurit yang setia
Kemudian bila engkau bertanya dimana Abi
Ketahuilah nak
Abi bersama para pejuang
Dan selalu merindukanmu

15 Oktober 2015
IJIN NDAN !
Tadi malam sekira jam 2 an pak Said Anshar dan kami boyongan ngungsi ke bangunan lain karena lokasi markas kembali dihajar sekira 15 an mortir jahannam Nushairiah. AlhamdulIllah ga ada yang terluka pada serangan mendadak semalam. Cuma pas keluar markas, Bau mesiu yang pekat dan tebal tercium kuat di seluruh penjuru. Dan subuh tadi terlihat bekas-bekas hantaman mortir sialan itu memenuhi halaman
Serangan ga berhenti disitu. Sekira jam 4 menjelang subuh kembali datang 2 jet Sukhoi Rusia melesakkan 4 roket udara-darat nya. AlhamdulIllah masih meleset, Meski guncangan ledakan seakan hendak merubuhkan bangunan !
Sebelum serangan Sukhoi, Baku tembak sengit pecah pada dinginnya malam Jabal Akrad. Aksi maju Nushairiah dihadang para pejuang dengan gagah berani. Rentetan doshka serta altileri berat mewarnai malam yang mengerikan !
Tapi lagi-lagi alhamdulIllah ga jatuh korban dari pejuang. Barusan saya hubungi pos medis, Katanya "Zero !"
Wih... Kaget juga saya pak dokternya coro inggeris !
Secara umum 2 hari terakhir alhamdulIllah tensi pertempuran mereda. Kedua kubu masih saling menunggu. Bala bantuan keduanya pun sudah siap tempur. Pejuang yang letih 7 hari terus berkecamuk dalam hebatnya perang kali ini, Juga telah diganti. Wajah-wajah yang bersliweran di sekitar saya kini relatif fresh dan bersih serta baru saya lihat. Artinya mereka pasukan lapis kedua yang baru diterjunkan


15 Oktober 2015
PEREMPUAN SURIAH
(Ada yang angkat lagi status ini, Jadi gapapa ya saya posting ulang ? Siapa tau jadi manfaat buat kita semua)
Bulan Syawal ni rupanya beneran dimanfaatkan pemuda dan pemudi Suriah buat tabuh gendang pukul kencring rayakan pernikahan. Mulai hari pertama Ied sampai tadi sore berpuluh atau mungkin beratus kali saya liat pasangan-pasangan manten baru berjalan-jalan di pasar dan kota-kota baik kecil maupun besar. Pemandangan ini bikin Abu Waled dan dr. Sarju mendadak asma, Pegang dada nyesek sambil nyanyi sakitnya tu disini. Saya juga benernya gitu, Malah lebih parah, Tapi saya ga berani aja bilang disini, Soalnya istri saya pasti baca
Hehehehe...
Dari semua perempuan, 80% nya mengenakan cadar dan abaya hitam. Sekira 10% nya kerudungan pasmina warna-warni tapi tetap berabaya hitam. Sisanya ada yang masih agak nekat berpakaian macam akhwat haraki di Indonesia, Atau malah macam nantang betul dengan celana jeans ketat meski sampai pahanya tertutup baju panjang
Dan masyaAllah hebatnya Suriah setelah revolusi, Pakaian macam akhwat haraki yang di kita itu udah sopan banget, Disini masih kena razia tim hisbah alias Pol PP nya mujahidin. Suriah pasca revolusi memang agak mendebarkan semangat keIslamannya
Dari sekian sample kekayaan bentuk wajah, Sepertinya Suriah merupakan tempat dimana India, Eropa, Dan Arab bertemu. Mata biru, Rambut merah menyala, Tulang besar, Postur standar Asia, Juga kulit putih susu biasa banget dijumpai. Ga heran liat wajah-wajah pria setampan saya, Eh maksudnya setampan artis Bule atau India, Lagi manggul beras di pasar. Ga sampe tuh mereka jadi artis. Ga macam kita yang dengar lidah cadel dikit, Mesti langsung ditawari casting
Soal ayu jangan tanya, Kalo di Indonesia mata nt sepet biasa liatin artis bermake up tebal, Datang aja kemari, InsyaAllah mata minus atau plus langsung sembuh !
Gimana enggak ? Laki-lakinya aja banyak yang saking nggantengnya jadi lebih cantik dari perempuan Indonesia. Sukur AlhamdulIllah nya, Disini kita muka Asia dianggap eksotis, Macam Trenggiling atau kuda laut yang unyu-unyu, Jadi pasaran masih bisa nego lah...
Riuh ramai manten baru ini ga saya sia-siakan, Berbekal sedikit insting detektif alias usil bin kepo, Saya investigasi belasan pasangan Suriah, Dari yang masih kinyis-kinyis sampai yang udah bau amis. Beberapa malu-malu bercerita, Sisanya semangat betul macam mau ditayangkan di Al-Jazeera aje !
Kesimpulan saya, Cara cinta bersemi dan manusia berkembang biak di Suriah berbeda dengan Indonesia. Ngelahirin dan bikinnya sih sama aja dimana-mana, Cuma cara mereka mengekspresikan dan berumah tangganya itu yang unik buat saya
Di Suriah, Perempuan betul-betul diposisikan penjaga gawang, Pemegang pintu rumah, Baby sitter sepenuh hati, Ibu rumah tangga sepenuhnya, Pahlawan sejati di balik kesuksesan suami, Bahkan bisa dibilang tanpa mereka setiap orang laki disini bakal lumpuh nyungsep nungging-nungging nangis-nangis segimanapun garangnya itu muka
Orang laki disini sama sekali ga pegang pintu dapur, Tempat menaruh gula dimana aja mereka buta. Kata beberapa bapak, Udah biasa itu teh rasa garam kalau perempuan lagi keluar rumah lalu datang tetamu. Bukan ga mau tau, Tapi memang perempuan Suriah memandang bahwa dapur dan seisi rumah adalah medan jihad ! Ya, Saya ga lebay, Mereka bilang sendiri MEDAN JIHAD !
"Pokoknya nt yang namanya laki fokus aja sama urusan luar halaman, Lalu sudahnya kembali lah ke rumah, Kami menunggu dengan karpet merah dan seember air hangat buat mandi !"
Makanya perempuan sini agak aneh liat saya dan tim Indonesia menimang-nimang anak atau bayi. Jangan pula berani masuk dapur perempuan Suriah, Kita akan dianggap sebagai penjajah yang menginvasi kedaulatan negara
Jadilah di Suriah tercipta kondisi hitam putih antara laki dan perempuan. Ga ada wilayah abu-abu pembagian tanggung jawab, Semuanya jelas sejelas-jelasnya. Orang perempuan bertanggung jawab penuh kedaulatan rumah tangga termasuk urusan kebahagian suami. Sedangkan apa yang dilakukan suami di luar, Mereka melambai ke kamera. Mau kita makan batu gigit sepatu pun mereka ga mau tau. Maka di Suriah sini rumah adalah tempat kembali dari segala yang meresahkan diluar sana
Selain itu izzah dan rasa malu perempuan demikian besar. Mungkin para liberalis dan sekuleris akan menulisnya sebagai bentuk inferioritas perempuan dan superioritas lelaki yang bertentangan dengan feminisme atau HAM, Tapi jelas sekali kalau rasa malu berdasar fitrah saliimah lah yang membuat perempuan Suriah menyingkir jauh ketika berpapasan dengan lelaki. Dan entah terbalik atau gimana, Yang ghaddul bashar bukannya lelaki tapi perempuan. Mereka akan menyingkir sambil menunduk-nunduk ketika berpapasan. Sedang para pria menegapkan badan meluruskan pandangan jauh ke depan, Gagah dan kokoh, Ga pake lirak-lirik jelalatan kesana kemari macam gatel itu mata
Sikap diatas adalah perwujudan paling nyata dari apa yang terjadi terkait penempatan perempuan Suriah, Yaitu di bawah suami dan orang laki. Mereka makan setelah orang laki selesai makan, Menunggu suami depan pintu kamar mandi dengan selembar handuk kecil, Dan tidak menghidangkan makanan yang sama dua kali dalam sehari, Pasti beda antara lauk pauk pagi dan sore
Dengan segala pengorbanan perempuan, Ganjaran yang mereka dapat adalah penjagaan seratus persen terhadap hak dan izzahnya. Disini ada tiga hal yang ga bisa dibuat becandaan : Allah, Rasul-Nya, Dan para istri. Urusannya pasti antara rumah sakit atau kuburan lah !
Selain itu para istri ga pernah dibuat pusing oleh kerjaan suami. Aib besar atau tanda kelemahan kalau sampai suami curhat beratnya hidup diluar sana. Pokoknya setoran berapapun yang diterima itu sudah rejeki suami, Silakan diolah jadi apapun, Mulai pampres sampai uang SPP anak sekolah
Hasilnya adalah para perempuan yang punya harga diri tinggi, Dan para lelaki yang memuliakannya setinggi langit
Saya ga tau juga apa ini bener atau salah, Yang jelas banyak dari kisah diatas sesuai anjuran hadits shahih dan syariat Islam. Sisanya mungkin sebab budaya dan kondisi geografis atau geopolitik
WAllahu a'alam, Silakan ambil yang baik, Buang yang buruk


16 Oktober 2015
BismIllah
Mohon doanya, Sejak 3 jam lalu roket, Mortir, Bom serta baku tembak sengit kembali pecah di Jabal Akrad !
Saya sedang di perjalanan naik ke atas. Kata pos medis paling depan ada korban jatuh 5 orang warga luka parah dan 2 syahid termasuk seorang anak kecil !

16 Oktober 2015
Dua pejuang dari faksi Ahrarusy Syam terluka ringan dan baru dievakuasi
Salah satu dari mereka terluka setelah face to face membunuh seorang perwira bintang 1 Nushairiah !
Total korban luka pejuang pada clash hebat hari ini sampai status ditulis 6 orang, Dengan 2 diantaranya luka berat
Baku tembak masih sengit. Nushairiah mengerahkan tank-tank bajanya di Jabal Akrad, Ditambah BMP dan puluhan altileri berat !

16 Oktober 2015
KERAS !
5 x hantaman roket Grad di sebelah markas. Yang terekam suaranya cuma 2 atau 3 x
Telat angkat kamera !

16 Oktober 2015
Barusan jatuh korban 3 syuhada. Dua diantaranya saya kenal : Khalid Ose, Komandan grup mujahidin, Serta Ibrahim Ara, Seorang penembak doshka 14mm. Kedua syuhada kawan lama sejak 2 tahun lalu
Pertempuran masih sengit. Nushairiah terus bergerak maju ! Tapi tadi seorang jendral Nushairiah bilang "Nyerang Israel lebih gampang daripada nyerang Jabal Akrad !"
Sambil nulis ini saya dengar pusat komunikasi serangan mujahidin melaporkan sebuah MiG Suriah ditembak jatuh tentara Turki
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!


16 Oktober 2015
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Faksi Jabhah An-Nushrah barusan mengirim 10 anggota In-ghimasyi dan membokong Nushairiah dari belakang !
Kini Nushairiah terjepit oleh mujahidin faksi gabungan dari depan, Dan faksi JN dari belakang !

16 Oktober 2015
Koreksi
Pesawat yang ditembak di Turki ternyata cuma drone, Bukan MiG atau Sukhoi

16  Oktober 2015
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Allahu Akbar !!!
Sebuah tank baja berhasil dihancurkan 2km di depan saya !

17 Oktober 2015
InnaalIllahi wa innaa ilaihi raajiuun...
Pada pertempuran sengit hari ini gugur 7 syuhada serta 30 pejuang lainnya luka berat dan ringan. Serangan ribuan Nushairiah yang dipusatkan di Jabal Akrad rupanya ga main-main. Baku tembak hebat pecah 11 jam nonstop ! Mulai jam 5 subuh sampai jam 4 sore tadi !
Seluruh faksi terlibat dalam clash gila-gilaan hari ini. Saya lihat semua pejuang membanjiri gunung sejak jam 10 pagi sampai status ini ditulis (20:00). Berbagai senjata berat juga didatangkan, Termasuk beberapa unit TOW yang sore tadi alhamdulIllah berhasil menghancurkan sebuah tank baja sekira 2km di depan saya. Rintangan berat pejuang kini tinggal jet-jet MiG dan Sukhoi yang bergerak bebas lenggang kangkung dengan kurang ajarnya ! Sampai hari ini belum ada sistem anti serangan udara canggih yang dimiliki pejuang. Paling banter Doshka 37mm yang lebih sering melesetnya. Itupun pelurunya mahal, Pergerakan sulit, Dan ga lincah sama sekali !
Tapi memang yang paling menyulitkan pejuang bukan jet-jet sialan itu, Melainkan banjir mortir dan roket yang membabi buta dan serampangan ! Buktinya belasan korban syahid pejuang selama 8 hari serangan ini semuanya hasil ulah mortir !
Perang agak mereda sekira ba'da Ashar. Nushairiah kehabisan nafas, Dan nyali mereka juga mulai rontok berkali-kali Allah gagalkan menembus pertahanan hebat pejuang yang hendak melindungi agama serta muslim lainnya. Saya belum tau apa terjadi besok. Kami semua siaga ! Yang jelas hari ini cukup melelahkan berkali-kali turun naik evakuasi korban serta memonitor kabar dari seluruh penjuru Suriah
Besok yang akan terjadi, Terjadilah !
Allah bersama kita !
Demikian laporan singkat terkait kondisi terkini di Suriah. Pak Said Ansharsaya tugaskan turun ke bawah melaksanakan proyek santunan yatim syuhada pada beberapa camp pengugsian
InsyaAllah kalau masih hidup saya akan terus melaporkan dan menulis catatan perjalanan selama kegiatan reportase dan kemanusiaan ini, Yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kepedulian pembaca pada tragedi Suriah, Sekaligus menggalang dana bagi kemanusiaan melalui rekening berikut
Silakan membantu semampunya. Sedikit tapi rutin atau banyak tapi rutin insyaAllah jadi kebaikan bagi donatur, Karena harta kita dibersihkan dengan cara yang agung dan mulia demi menolong sesama muslim


17 Oktober 2015
Pagi ini agak adem. Cuma 60 an roket sejak jam 5 subuh tadi sampai jam 9:40 an ini yang menghantam lokasi kami di Rumah Sakit dan sekitarnya. Info tim pengintai di front paling depan, Belum ada pergerakan berarti dari Nushairiah
Tadi saya turun sejam ke bawah, Evakuasi korban ledakan jam 6 pagi. AlhamdulIllah kondisi tenang dan sepi. Bisa ngebut sepanjang 40km jalan pegunungan yang sepi damai
Tapi kemarin memang gila-gilaan serangan Nushairiah. Lebih dari 1000 roket dihantamkan selama 11 jam ! Jadi mungkin hari ini mereka tarik napas dulu bentar
Yang jelas kami selalu siaga di front. Meski proyek-proyek lainnya tetap dijalankan, Ga kami lupakan. InsyaAllah semua muslim Suriah terus kami bantu meski sedang terjadi perang hebat !
Jangan lupa bantu kami untuk membantu saudara kita di Suriah serta Rohingya. Kalau ga mau bantu mereka, Silakan bantu tetangga kiri kanan atau saudara yang dikenal. Yang penting usahakan setiap hari ada perbuatan baik yang kita amalkan !
Terus jaga kedamaian dan ketenangan di Indonesia. Jihad memang kata yang mudah diucapkan, Tapi konsekuensinya berat dan hebat. Ga banyak manusia bisa bertahan menjalaninya apalagi dalam waktu yang panjang bertahun-tahun !
Suriah harus jadi contoh serta pelajaran berharga bagi kita dalam segala hal !
Silakan membantu semampunya. Sedikit tapi rutin atau banyak tapi rutin insyaAllah jadi kebaikan bagi donatur, Karena harta kita dibersihkan dengan cara yang agung dan mulia demi menolong sesama muslim

17 Oktober 2015
SENJATA DARI AMERIKA !
Fact : Semua senjata produksi atau kiriman dari Amerika bagi pejuang Suriah dibeli oleh Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Turki serta negara-negara lainnya yang pro pejuang Suriah
Jadi bukan pengasih gratis dari negara kapitalis nan bakhil itu, Melainkan pemberian Saudi - Turki dkk
Dikira Amerika segitu baiknya apa ya mau ngasih bedil gratis buat pejuang Suriah ?!
"Tapi kan itu punya Amerika !"
Lha iya kalo punya Amerika terus mau apa ? Malah bagus to ? Canggih !
Lagian suka-suka yang ngasih dong, Mau senjata Amerika kek, Rusia kek, China kek. Namanya dia yang punya duit ! Saya doain sukur-sukur besok Saudi mau ngasih senjata Pindad dan TNI yang terkenal hebat itu, Biar nama Indonesia makin harum
Jadi nt yang ga ikut ngasih, Jangan ikut protes !


1 komentar:

  1. Allhuakbar...ane pembaca bahkan penunggu berita dari antum, akh fathi. Sudah beberapa hari ini tidak ada berita di facebook, maka ane berburu ke komputer desktop.
    Semoga Antum selelu dalam lindungan Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang...
    Salam Rindu buat para Mujahidin Suriah...

    BalasHapus